Sabtu, 14 Februari 2015

JEMBATAN BALI MANDARA

5 Fakta Unik Jembatan Tol Bali Mandara

Tol Bali Mandara baru saja diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin, (23/9). Tol ini merupakan satu-satunya tol yang ada di Bali yang menghubungkan antara Bandara Ngurah Rai di Nusa Dua dengan Pelabuhan Benoa Denpasar. Dikebut pembangunannya alih-alih nanti akan digunakan sebagai akses jalan bagi para peserta KTT APEC awal Oktober 2013, tol ini memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh tol-tol lain yang pernah dibangun di Indonesia.
Tol Bali Mandara

Berikut ini lima keunikan yang dimiliki Tol Bali Mandara.

Pertama, tol ini dikerjakan dalam waktu singkat hanya 14 bulan dan dikerjakan oleh anak bangsa. Selain itu tol ini merupakan tol kedua yang berdiri di atas laut. Bukan yang pertama karena  sebelumnya sudah ada tol atas laut yakni Suramadu.Panjang jembatan tol di Bali ini hampir sama dengan Penang Bridge di Malaysia yang panjangnya mencapai 13,5 km, atau Union Bridge sepanjang 12,9 km di Kanada. Tol Bali Mandara menggunakan pondasi tiang pancang sebanyak 14 ribu titik, yang membutuhkan tiang pancang sebanyak 35 ribu batang, kalau diukur panjangnya sekitar 325 ribu meter.
Kedua, Motor boleh masuk. Jika bersepeda motor di tol-tol lain  merupakan pelanggaran lalu lintas maka lain halnya jika Anda berkendara motor di tol ini. Di sini Anda dapat bebas naik motor tanpa takut polisi menilang karena Tol Bali Mandara ada jalur khusus sepeda motor di sayap kiri dan kanan jalan tol itu.
Ketiga, Tol Bali Mandara merupakan tol terindah. Sebab,  jika melaju di atasnya pada sore hari dapat menyaksikan sunset, hijaunya mangrove karena lokasinya berdekatan dengan mangrove Bali. Belum lagi lokasinya juga tak jauh dari Bandara Ngurah Rai, jadi Anda dapat melihat lalu lintas pesawat di atas kepala, serta aktivitas nelayan yang gemerlap di malam harinya.


Tol Bali Mandara
Keempat, Tol sekaligus objek wisata. Jarang-jarang ini terjadi dimana tol yang biasanya hanya digunakan sebagai tempat mobil-mobil melaju, Tol Bali Mandara juga difungsikan sebagai tempat wisata alternatif di Bali Selatan.
Kelima. Tol Bali Mandara mempunyai alat pengukur kecepatan angin. Alat ini fungsinya untuk mengantisipasi ancaman kecepatan angin di atas laut. Jika kecepatan angin terpantau 40 kilometer per jam maka tol akan ditutup untuk sementara. Menarik bukan? jadi buruan Anda mencobanya mumpung dalam waktu seminggu ini PT Jasamarga Balitol, anak usaha PT Jasa Marga Tbk, menggratiskan Tol Bali Mandara. 



Tidak ada komentar: